Kapolres Bontang Akbp Siswanto Mukti melalui Kasat Lantas AKP Angga Indarta  mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tim khusus dalam mengantisipasi balapan liar. Untuk lokasi balapan liar, pihaknya sudah memetakan sejumlah titik di wilayah Kota Bontang.

”Setiap bulan Ramadhan, semua ruas jalan protokol menjadi perhatian kami, hal ini untuk cegah terjadinya kebut-kebutan atau balapan liar. Sampai saat ini, tetap akan kita antisipasi untuk kenyamanan masyarakat,” ujar Angga.

Dia juga mengatakan, berhubungan dengan balapan liar, aparat kepolisian sudah sering menertibkannya. Sepeda motor pembalap liar pun turut disita dan dibawa ke Polres Bontang, katanya.

Aktivitas balap liar bisa memicu tindakan kriminal serta terjadinya kecelakaan lalu lintas. Maka itu, ia memerintahkan personelnya untuk tidak berhenti menindak tegas keberadaan balap liar, kegiatan balap liar ini biasanya dilakukan Usai Shalat Taraweh ataupun Usai Makan Sahur dan Shalat Subuh.

Dengan didukung personil Sat Sabhara dan Polsek Kota Bontang, kami dari Sat Lantas Polres Bontang akan melakukan upaya penindakan hukum dengan sanksi tilang maximal yang nantinya akan berkoordinasi dengan Pengadilan Negeri Bontang.

”Kita berharap supaya diberikan sanksi dengan sidang yang lebih lama dari tilang biasa. Agar ada efek jera kepada pelaku balapan liar itu,” tuturnya.

Selain itu, Angga mengimbau kepada seluruh orang tua untuk lebih memperhatikan serta memantau anak-anak mereka jika sudah keluar dari rumah atau membatasi jam keluar rumah. Akan lebih baik diarahkan untuk meningkatkan Ibadah di bulan Puasa seperti Tadarusan atau kegiatan positif lainnya, pungkasnya.