Sabtu, Mei 30, 2026
spot_img
BerandaBeritaTinjau Industrial Farming Polres Bontang, Kapolda Kaltim Dorong Hilirisasi Jagung dan Agrowisata...

Tinjau Industrial Farming Polres Bontang, Kapolda Kaltim Dorong Hilirisasi Jagung dan Agrowisata untuk Ketahanan Pangan

BONTANG, 30 Mei 2026 – Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Prihantoro, S.H., S.I.K., CFE., M.H. melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Bontang untuk meninjau Pilot Project Industrial Farming Polres Bontang, Sabtu, 30 Mei 2026.

Rombongan Kapolda Kaltim tiba di Bontang didampingi Karo SDM, Dirreskrimum, Dansat Brimob, Dirpolairud, Dirsamapta Polda Kaltim, dan pejabat utama lainnya.

Kegiatan diawali pukul 06.00 Wita dengan coffee morning di Hotel Bintang Sintuk bersama Direktur Utama PT. PKT Gusrizal, Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano, S.I.K., http://M.Si., Sekretaris PT. PKT Dr. Ir. Anggono Wijaya, S.Si., M.M., serta jajaran Polres Bontang dan manajemen Pupuk Kaltim.

Pukul 09.50 Wita, Kapolda Kaltim beserta rombongan tiba di lokasi Industrial Farming Polres Bontang di Jl. Soekarno Hatta, Kelurahan Bontang Lestari. Turut hadir Kepala Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan Prov. Kaltim Susilo Pranoto, http://S.Hut., http://M.Si., Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, S.H., S.I.P., Kasdim 0908/Bontang Mayor Arh. Asep Supriyatna, perwakilan Kejari Bontang, para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, Kepala UPTD KPHK Santan, Kepala DKP3 Bontang, Kepala BPS Kota Bontang, Pimpinan BRI Cabang Bontang, serta Kelompok Tani Graha Mandala Lestari.

Dalam paparannya, Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano SIK M.Si menjelaskan Pilot Project Industrial Farming merupakan dukungan Gugus Tugas Polri untuk ketahanan pangan nasional. Lahan seluas 20 hektare untuk jagung, 13 hektare hortikultura, serta 400 m² masing-masing untuk peternakan sapi, kambing, dan kolam ikan nila disiapkan Kelompok Tani GML. Panen raya dua minggu lalu menghasilkan 6,5 ton jagung.

Konsep yang dibangun adalah Sistem Pertanian Terpadu berbasis Zero Waste. Sisa panen jagung dimanfaatkan jadi pakan ternak, kotoran ternak diolah jadi pupuk organik untuk lahan jagung dan hortikultura, serta hasil hortikultura diarahkan mendukung UMKM dan program makan bergizi gratis. Ke depan akan dikembangkan peternakan ayam, penambahan alsintan, dan pelatihan SDM bersama Kementan. Kawasan ini direncanakan menjadi Kawasan Wisata Agro.

Kapolda Kaltim Irjen Endar Prihantoro menegaskan ketahanan pangan adalah pilar utama Ketahanan Nasional di tengah dinamika global. Ia menyoroti tantangan Kaltim: luas wilayah 127.000 km² dengan populasi 4 juta jiwa, jumlah kelompok tani masih 207, struktur tanah rendah unsur hara, dan produktivitas jagung belum 1 ton per hektar dibanding Jawa 4-8 ton per hektar.

Untuk itu, Polda Kaltim berkolaborasi dengan asosiasi sawit, APARINDO, dan perusahaan untuk menyisihkan lahan tanam jagung. Total lahan Pilot Project Industrial Farming Polda Kaltim mencapai 317 hektare di 10 polres jajaran.

Kapolda menekankan industrial farming harus membangun siklus ekonomi: penanaman modern, hilirisasi hasil panen, pengembangan agroindustri dan agrowisata, serta penyerapan hasil oleh program MBG. Ia mengapresiasi dukungan BRI melalui KUR dan Pupuk Kaltim untuk pemanfaatan lahan pasif. “Jangan sampai peninjauan ini hanya seremoni. Jadikan Bontang sebagai trigger yang bisa direplikasi daerah lain,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan penyerahan bantuan pupuk kandang kepada Ketua Kelompok Tani GML H. Kahar Kalam, foto bersama, dan pelepasan 1.800 ekor bibit ikan nila. Pukul 11.00 Wita, Kapolda Kaltim beserta rombongan meninggalkan lokasi menuju Polres Kutai Timur dengan pengawalan Sat Lantas Polres Bontang.

Humas Polres Bontang

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments