Selasa, Agustus 11, 2026
spot_img
BerandaBerita35 Penerima MBG Bergejala, Polri Bergerak, sample makanan diuji

35 Penerima MBG Bergejala, Polri Bergerak, sample makanan diuji

Bontang — Sebanyak 35 penerima manfaat program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMP YPVDP Vidatra mengalami keluhan kesehatan setelah diduga mengonsumsi paket makanan dari SPPG Bontang Selatan 5, Senin (10/8/2026). Dari jumlah tersebut, 19 siswa mengalami gejala sedang berupa mual, muntah, pusing dan diare sehingga mendapat penanganan di RS PT Badak, sementara 14 siswa dan dua guru mengalami gejala ringan dan mendapat penanganan awal.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Polres Bontang melalui Sat Intelkam melakukan deteksi, pengumpulan bahan keterangan dan koordinasi dengan pihak sekolah, SPPG, Dinas Kesehatan, RS PT Badak serta Korwil BGN Bontang. Petugas juga turut mendampingi proses pengecekan dan pengambilan sampel makanan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. Polri menegaskan bahwa penyebab munculnya gejala tersebut belum dapat disimpulkan sebelum hasil pemeriksaan laboratorium keluar.

Kapolres Bontang AKBP A.A.G. Wibowo Sitepu, S.I.K., M.H., CPM., CPLA. menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan penerima manfaat menjadi prioritas.

> “Kami merespons kejadian ini secara cepat dan terukur. Penanganan terhadap para siswa menjadi prioritas, sementara sampel makanan telah diambil untuk memastikan fakta secara ilmiah. Kami tidak ingin berspekulasi sebelum hasil pemeriksaan laboratorium menjadi dasar kesimpulan,” tegasnya.

Menurut Kapolres, Polri juga mendorong evaluasi menyeluruh terhadap proses penyediaan makanan, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, pengemasan hingga distribusi. Pengawasan dan koordinasi dengan instansi terkait akan terus dilakukan untuk memastikan standar keamanan pangan dipenuhi serta mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
Polres Bontang memastikan proses penanganan dilakukan secara transparan, mengutamakan kondisi para penerima manfaat dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Hasil pemeriksaan laboratorium nantinya menjadi salah satu dasar penting untuk mengetahui penyebab kejadian secara objektif dan menentukan langkah selanjutnya.

Humas Polres Bontang

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments