Kamis, April 30, 2026
spot_img
BerandaBeritaBontang Berzakat 2026: Pemkot, Forkopimda, dan Dunia Usaha Serentak Tunaikan Zakat di...

Bontang Berzakat 2026: Pemkot, Forkopimda, dan Dunia Usaha Serentak Tunaikan Zakat di Pendopo

Bontang, Rabu (11/3/2026) — Bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Jl. Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Rabu pagi pukul 08.30 WITA digelar Bontang Berzakat dengan tema nasional “Zakat Menguatkan Indonesia.” Kegiatan ini menjadi momentum penguatan kesadaran berzakat sekaligus optimalisasi pengumpulan dan penyaluran zakat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Acara dihadiri jajaran pimpinan daerah dan unsur masyarakat. Tampak hadir Ketua Komite I DPD RI Dapil Kaltim Dr. H. Andi Sofyan Hasdam, Sp.N, Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG, Pj. Sekda Drs. Akhmad Suharto, M.Si, Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Ardiansyah, S.Sos., M.S, Wakapolres Bontang Kompol Ropiyani, S.H, perwakilan Kejari Bontang Kasi Intel A. Vickariaz Tabrian, S.H., M.H, para kepala OPD, Ketua MUI H. Misbahul Munir, M.Pd, Ketua BAZNAS Kota Bontang H. Kuba Siga, Lc., M.A, serta perwakilan manajemen perusahaan, perbankan, BUMN/BUMD, dan undangan yang diperkirakan mencapai ±150 orang.

Rangkaian kegiatan diawali menyanyikan Indonesia Raya, Mars Kota Bontang, dan Mars BAZNAS, dilanjutkan doa dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Kota Bontang H. Kuba Siga menegaskan komitmen pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Tahun ini, BAZNAS Bontang berhasil menghimpun zakat hingga Rp8 miliar dan pada bulan Ramadan akan disalurkan sekitar Rp2 miliar dalam bentuk santunan maupun paket Ramadan. Ia juga menyampaikan target peningkatan partisipasi ASN dan masyarakat, termasuk dorongan bagi perusahaan agar menyalurkan zakat melalui BAZNAS.

Wali Kota Neni Moerniaeni dalam sambutannya menekankan bahwa dana zakat tidak hanya disalurkan secara konsumtif, tetapi juga melalui program pemberdayaan—bantuan pendidikan, kesehatan, modal usaha UMKM, serta program sosial lain yang langsung menyentuh masyarakat. Ia mengajak seluruh ASN, pengusaha, pimpinan BUMD, dan warga Bontang untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya lebih luas dan tepat sasaran.

Dalam kegiatan tersebut turut dilaksanakan penyerahan Zakat Award 2026 kepada instansi aktif (di antaranya RSUD Taman Husada, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Sekretariat Daerah) dan Infak Award kepada SDN 009 Bontang Selatan. Diserahkan pula santunan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris pekerja rentan—Yoyok Agus Susanto, Abd Rahman Said, dan Iwan Wahyudi—masing-masing senilai Rp42 juta. Selain itu dilakukan penyerahan simbolis paket Ramadan kepada lansia di tiap kelurahan, petugas P3K paruh waktu, CS & security di lingkungan Pemkot, mubalig, imam dan marbot masjid, muallaf, serta pasukan kuning/hijau.

Pelaksanaan Bontang Berzakat mencakup penerimaan zakat dari berbagai sumber: jasa profesi; emas, perak, dan uang; perdagangan, perusahaan, dan pertambangan; hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan; hasil peternakan; zakat fitrah; fidyah; serta infak. Kegiatan ditutup dengan pembayaran zakat oleh Wali Kota yang diterima langsung petugas amil sebagai simbol dimulainya gerakan bersama

Humas Polres Bontang

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments