Bontang, 5 Juli 2026 – Rangkaian turnamen Kapolres Cup 9 Ball Open Kaltim dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 resmi ditutup pada Minggu 5 Juli 2026 pukul 20.00 WITA. Kegiatan penutupan yang berlangsung di Alba Billiard, Jalan Aip II KS. Tubun, Kelurahan Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara, berjalan meriah dan penuh sportivitas.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano, S.I.K., M.Si., Ketua Pengadilan Negeri Bontang Rahmat Dahlan, S.H., Sekretaris POBSI Kota Bontang Randi yang mewakili Ketua POBSI, serta Pembina POBSI Kota Bontang Firman. Turut hadir pula jajaran Pejabat Utama Polres Bontang di antaranya Kasat Intelkam AKP Didik Sulistyo, S.H., Kasat Reskrim AKP Putu Ari S Putra, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Kasat Polairud AKP Fahrudi, S.H., M.H., Kasat Tahti IPTU Samuri, S.H., Kanit III Satreskrim IPDA Asyril Riva’i, S.Tr.K., Pamapta IPDA Muh Arif H, S.Tr.I.K., CPHR., beserta para peserta dan panitia yang berjumlah kurang lebih 50 orang.
Rangkaian kegiatan penutupan diawali dengan pertandingan eksibisi antara Kapolres Bontang dan Ketua Pengadilan Negeri Bontang yang disambut antusias oleh penonton. Setelah itu dilanjutkan dengan pertandingan babak semifinal dan ceremony penutupan yang dibuka oleh MC serta menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Dalam sambutannya, Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya turnamen yang telah berlangsung selama tujuh hari sejak 29 Juni hingga 5 Juli 2026 tersebut. Ia menegaskan bahwa tujuan utama digelarnya Kapolres Cup bukan sekadar mencari juara, melainkan untuk membangun silaturahmi antar atlet biliar se-Kalimantan Timur dari Bontang, Samarinda, Balikpapan, Kukar, Kutim, hingga PPU. Kapolres menyebut biliar sebagai olahraga strategis yang membutuhkan konsentrasi dan ketenangan, sehingga melalui kejuaraan ini diharapkan terjalin persaudaraan yang kuat.
Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang puncaknya pada 1 Juli 2026. Polres Bontang berkomitmen terus mendukung perkembangan olahraga prestasi, termasuk cabang biliar, agar dapat melahirkan atlet handal yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Momen penutupan menjadi sangat istimewa bagi AKBP Widho Anriano karena dalam hitungan hari dirinya akan mengakhiri masa tugas di Polres Bontang. Ia mengaku bangga bisa menutup masa pengabdiannya dengan menggelar kejuaraan yang menjadi cita-citanya sejak lama. Dengan mengucapkan Alhamdulillah, Kapolres secara resmi menutup turnamen Kapolres Cup 9 Ball Open Kaltim.
Acara dilanjutkan dengan partai final yang berlangsung kompetitif, kemudian pembacaan pemenang dan pembagian hadiah. Gelar juara diraih oleh Husni yang berhak atas trofi dan uang pembinaan sebesar 30 juta rupiah. Posisi runner up ditempati Dandy dengan trofi dan 15 juta rupiah. Semifinalis Naldi dan Karim masing-masing menerima trofi dan 7,5 juta rupiah. Delapan besar yaitu Ucup, Denis, Taling, dan Yudha masing-masing memperoleh 2 juta rupiah, sedangkan 16 besar yakni Andry, Pian, Roy, Ahmad, Jay, Aji Fardu, Ade, dan Capt. Wandi masing-masing mendapat 1 juta rupiah.
Turnamen yang diikuti 178 peserta dari berbagai kota di Kalimantan Timur ini berakhir pada pukul 00.15 WITA dalam situasi yang tertib, aman, dan lancar. Kapolres Cup 9 Ball Open Kaltim diharapkan menjadi agenda rutin untuk memajukan olahraga biliar sekaligus mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat.
Humas Polres Bontang
