Jumat, Juni 26, 2026
spot_img
BerandaBeritaPolda Riau Raih Dua Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik, Kapolda: Kado Istimewa Hari...

Polda Riau Raih Dua Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik, Kapolda: Kado Istimewa Hari Bhayangkara ke-80

PEKANBARU – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Riau. Pada ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 dan Achievement Motivation Person Tahun 2025 yang diselenggarakan Komisi Informasi Provinsi Riau, Rabu (24/6/2026), Polda Riau berhasil memborong dua penghargaan sekaligus.

Penghargaan pertama diraih pada kategori Instansi Vertikal Provinsi Riau, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Polda Riau dalam menjalankan prinsip keterbukaan informasi publik. Sementara penghargaan kedua diberikan kepada Kapolda Riau sebagai penerima Achievement Motivation Person Tahun 2025, atas dedikasi dan dukungannya dalam mendorong transparansi informasi serta pelayanan publik yang akuntabel.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni yang berlangsung di Auditorium Lantai 8 Menara Lancang Kuning, Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Kapolda Riau menyebut penghargaan ini menjadi kado istimewa bagi seluruh personel Polda Riau menjelang Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran yang terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang terbuka, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari implementasi berbagai program unggulan Kapolda Riau, di antaranya RADAR (Responsif, Aktif, Digital, Akuntabel dan Responsibilitas), RAGA (Riau Anti Geng dan Anarkisme) serta JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat) yang menempatkan keterbukaan informasi dan kecepatan pelayanan sebagai bagian penting dari transformasi Polri Presisi.

Melalui program tersebut, Polda Riau mengintegrasikan seluruh informasi, laporan, aspirasi, hingga pengaduan masyarakat yang masuk melalui berbagai kanal komunikasi, baik jalur resmi maupun nonresmi. Seluruh informasi yang diterima melalui media sosial, layanan digital, call center, media massa, hingga pengaduan langsung dari masyarakat dihimpun dalam sistem yang memungkinkan respons cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pendekatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polda Riau dalam membangun pelayanan kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat serta memastikan setiap persoalan yang disampaikan publik dapat ditindaklanjuti secara transparan dan terukur.

Ketua Komisi Informasi Provinsi Riau, Tatang Yudiansyah, dalam sambutannya menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan salah satu indikator utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, serta mampu membangun kepercayaan publik.

Sejalan dengan hal tersebut, Polda Riau terus melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik. Di antaranya dengan memperkuat transformasi digital guna mempermudah akses masyarakat terhadap informasi yang dibutuhkan melalui platform yang lebih modern dan ramah pengguna.

Selain itu, Polda Riau juga terus meningkatkan responsivitas pelayanan dengan memastikan setiap permohonan informasi dari masyarakat dapat dilayani secara cepat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tak kalah penting, keterbukaan informasi kini terus didorong menjadi budaya kerja di seluruh satuan kerja dan Polres jajaran. Transparansi tidak lagi hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi telah menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments