Kamis, Juli 7, 2022
spot_img
BerandaBeritaPolres Bontang Gelar Jumat Berbagi, Sehari Enam Warga Dikunjungi

Polres Bontang Gelar Jumat Berbagi, Sehari Enam Warga Dikunjungi

Bontang – Polres Bontang dan Polsek jajaran melanjutkan kegiatan rutin ‘Jumat Berbagi’, membantu warga yang kurang mampu. Agenda ‘Jumat Berbagi’ yang dilaksanakan Jumat (10/5/2019) pagi dan siang ini menyasar enam warga kurang mampu di wilayah Polres Bontang.

Kapolres Bontang Akbp Siswanto Mukti melalui Kasubbag Humas Iptu Suyono kepada media ini mengatakan, kegiatan sosial ‘Jumat Berbagi’ ini rutin digelar serentak setiap Jumat seluruh Polres termasuk Polres Bontang, terang Iptu Suyono.

Hari ini, Polsek Jajaran Polres Bontang membagikan Sembako kepada empat warga kurang mampu di masing-masing wilayahnya, Polsek Bontang Selatan kepada Bapak Abdul Rahman di Jl. Belanak rt.21 Kel. Tanjung Laut Indah, Polsek Bontang Utara kepada Bpk Mattari di jl. Imam Bonjol Rt 12 Kel. Gunung Elai Kec. Bontang Utara, Polsek Muara Badak kepada Nenek Nur Bayah warga Rt.15 Ds Muara Badak Ulu Kec. Muara Badak dan Polsek Marangkayu kepada Ibu Rosma di Rt 24 Kampung Terusan Ds. Sebuntal Kec. Marang Kayu.

Sedangkan Polres Bontang yang dipimpin langsung Kapolres Bontang Akbp Siswanto Mukti dengan didampingi PJU Polres Bontang dan Bhabinkamtibmas Aiptu Ali Asrofin menyerahkan bantuan sembako kepada Bpk Muh. Jufri jl.WR. Supratman RT.18 Kel. Berbas Pantai Kec. Bontang Selatan dan Ibu Marsalina Jln. WR. Suoratman RT.18 Kel. Berbas Pengah Kec. Bontang Selatan, terang Suyono.

“Muh. Jufri sangat terharu mendapat kunjungan Bapak Kapolres Bontang, bahkan sempat meneteklan air matanya”. Dia sangat berterimakasih kepada Bapak-Bapak Polisi yang telah datang dan meperhatikannya. Semopga Bapak-Bapak Polisi selalu diberikan Sehat dan dimurahkan Rizekinya, ucap Muh. Jufri.

“Sembako yang dibagikan berisikan antara lain Beras, Telur, Minyak Goreng, Indomi, Gula Pasir, Kopi, Teh dan Susu kaleng”, barang-barang yang dibagikan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres dan Kapolsek masing-masing di wilayahnya, tambah Iptu Suyono.

“Diantara keenam warga tersebut terdapat Janda Lansia (87) mereka Nenek Nur Bayah yang sudah tidak bisa melakukan pekerjaan normal karena faktor usia sehingga kehidupan sehari-hari mereka berdua mengharapkan bantuan dari tetangga,” ujarnya.

Juga Bpk Mattari yang lagi menderita sakit selama 5 tahun, Bapak satu ini selain Lansia juga mengidap penyakit kebutaan sehingga tidak mampu memberikan nafkah keluarganya. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama seorang istri keluarga ini tergantung kemampuan istrinya dan mengharapkan bantuan orang-orang,” tutur Suyono.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments